Home / Berita Umum / Di Medan Pendukung Jokowi Dan Prabowo Gelar Aksi Damai Di Lokasi Berdekatan

Di Medan Pendukung Jokowi Dan Prabowo Gelar Aksi Damai Di Lokasi Berdekatan

Di Medan Pendukung Jokowi Dan Prabowo Gelar Aksi Damai Di Lokasi Berdekatan – Massa simpatisan dua pasangan Capres-Cawapres berunjuk perasaan di Medan, Jumat (22/2) . Meskipun tidak serupa tim, tindakan konsisten berjalan damai.

Seratusan orang memberitahukan bantuannya buat pasangan nomer urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin, di Jalan Brigjen Katamso, depan Istana Maimun. Seputar 100 mtr. dari area itu, yang pasti di samping Masjid Raya Al Mashun, beberapa ratus simpatisan pasangan nomer 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, ikut mengadakan unjuk perasaan. Ke dua tindakan berjalan tertata mulai sejak awal sampai membubarkan diri.

Simpatisan pasangan nomer urut 02, sebagai massa paduan ormas Islam Sumatera utara mengawali laganya selepas salat Jumat. Dalam tindakan yg dimaksud Apel Siaga Menantang Kriminalisasi serta Kecurangan Pemilu itu, massa mengadakan mimbar bebas. Beberapa orator dipertunjukkan, seperti Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis, anggota DPR RI, Raden Muhammad Syafii, anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara, serta banyak pimpinan Pergerakan Nasional Pengawal Fatwa MUISumatera Utara.

Dalam tindakan itu, massa membacakan Ikrar Kesiapsiagaan Pemilu Damai. Peserta tindakan menyebutkan siap mengawal realisasi Pemilu 2019 supaya terwujud dengan langsung, umum, bebas serta rahasia (Luber) , dan jujur serta adil. Dalam ikrarnya, mereka ikut memperingatkan supaya aparat negara tidak melalui garis batas netralitas dan tidak jadi corong kampanye.

” Kita pingin meyakinkan Pemilu 2019 betul-betul pesta demokrasi, buat dengan cara konstitusional menentukan pemimpin, lantaran 17 April ini yaitu kejadian rakyat Indonesia. Apa menambahkan kepemimpinan yg ada, menyambung anggota legislatif yg ada, atau menukarnya dengan yg baru, ” kata Raden Muhammad Syafii, pimpinan tindakan.

Ia mengharap aparat mesti melakukan tindakan netral. Tidak bisa ada aksi intimidasi serta pengancaman berkaitan Pemilu 2019. Info sesuai itu banyak terhadap kami. Tanda-tanda jika aparat negara udah melanggar batas netralitas. Mereka bahkan juga jadi corong, buat kepentingan-kepentingan rezim penguasa, seperti alat politik, tak kan seperti aparat negara yg memihak terhadap kebutuhan rakyat, sambungnya.

Saat tindakan berjalan, banyak orator tidak menyebutkan atau menyebutkan support terhadap salah satunya pasangan calon presiden. Akan tetapi massa membawa serta menghadirkan simbol-simbol yg menuju pada pasangan nomer urut 02. Mereka mengusung ikon dua jari serta diberi tanda tangan banner bergambar Prabowo-Sandi.

Sesaat beberapa ratus massa yang lain mengadakan deklarasi menyuport calon presiden nomer urut 01 di muka Istana Maimun mengadakan mimbar bebas di ujung Jalan Mesjid Raya. Dalam orasinya, pimpinan tindakan menyebutkan menyuport pasangan Jokowi-Maruf Amin dapat menambahkan pembangunan yg sudah berjalan. Mereka sangat percaya Jokowi bisa menyejahterakan rakyat.

” Ini hari kami dari mahasiswa Sumatera Utara dari beragam daerah serta universitas Kota Medan memberitahukan calon presiden 01, ” kata Abdul Rajak, pimpinan tindakan.

Rajak menyebutkan, massa ada dari beragam daerah di Sumut serta universitas yg berada pada Kota Medan, seperti UMN Al Washliyah Kota Medan, Kampus Dharmawangsa, Unimed, serta UIN Sumut.

Massa di barisan depan didominasi ibu-ibu. Mereka berkali-kali meneriakkan yel-tel support buat Jokowi-Maruf.

Abdul Rajak menampik laganya dimaksud tandingan massa di area Masjid Raya. ” Ini menjadi perihal yg biasa menjadi hak demokrasi, ” katanya.

Meskipun unjuk perasaan berjalan gak demikian jauh, akan tetapi tindakan itu berjalan tertata. Ke dua golongan lalu bekerja dari area. Massa simpatisan Jokowi-Maruf mengerjakan pawai ketujuan Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto, Medan, sedang massa simpatisan Prabowo-Sandi membubarkan diri ke rumah semasing.

About admin