Home / Berita Umum / Golkar Peringatkan PSI Ungkit Dosa Partai Lama

Golkar Peringatkan PSI Ungkit Dosa Partai Lama

Golkar Peringatkan PSI Ungkit Dosa Partai Lama – Partai Golkar memperingatkan PSI yang bermanuver dengan mengungkit ‘dosa-dosa’ partai lama. Golkar mengusik pesan Presiden Joko Widodo berkaitan kontestasi Pileg 2019.

” Kita kan telah punyai satu kesepakatan bersama dengan kalau semasing partai politik kan punyai visi-misinya. Nah, Golkar punyai visi-misi, punyai program yang di tawarkan serta saya sangka PSI pun miliki hal sama, ” kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kala dihubungi, Sabtu (27/10/2018) .

” Tambah bagus seperti yang diminta Pak Jokowi, kita dapat berkontestasi dalam kondisi pileg itu dengan memprioritaskan visi-misi serta kelebihan kita semasing. Kalaupun umpamanya PSI antikorupsi, oke, silahkan, itu mungkin kelebihan serta kita semua mengupayakan memberantas korupsi itu, ” tegas Ace.

Ace menyebutkan PSI mesti memahami benar perihal apakah yang perlu dikejar dalam pileg bila ingin menang di 2019. Menurutnya, raupan nada partai terkait langkah calon anggota legislatif setiap partai dalam memberikan keyakinan warga di daerah penentuan semasing.

” Kan sesungguhnya yang perlu didapati pertempuran pileg itu terkait sejauh manakah kemampuan kita bisa memberikan keyakinan warga di dapilnya semasing. Saat ini tinggal kita optimis saja, kemampuan pileg itu menurut saya terdapat pada sejauh manakah kita bisa memberikan keyakinan warga di dapilnya semasing, ” ujar Ace.

Ketua DPP PSI Tsamara Amany tidak diduga bicara perihal ‘dosa-dosa’ partai yang telah lama berdiri tetapi masihlah jadi ‘kebiasaan’. Semestinya ada dua ‘dosa’ partai lama yang di sebutkan Tsamara. Pertama, Tsamara mengusik bab prinsip partai lama pada pemberantasan korupsi.

Ia memandang, sampai ini prinsip itu jauh dari kata terealisasi. Sebab prinsip pemberantasan korupsi tidak jua terealisasi, jadi imbasnya akan memengaruhi proses rekrutmen partai. Dua segi itu sama sama terkait satu dengan yang lainnya. Bobroknya proses rekrutmen ini dia ‘dosa’ partai lama. Menurut Tsamara, tidak bisa disangkal kalau proses rekrutmen partai lama tidak jauh dari kata ‘mahar politik’.

” Partai mesti berani buka skema rekrutmen calon legislatif dengan transparan untuk jauhi keragua-raguan. Sewaktu partai-partai politik lama tidak sukses sebab tenggelam dalam kebiasaan lawas serta beresiko, hadirnya satu partai baru yang tawarkan antitesis jadi begitu berkaitan, ” tutur Tsamara.

About admin