Home / Berita Umum / Guna Menutupi Aib Pelajar SMU Banyumas Tega Bunuh Bayinya Sendiri

Guna Menutupi Aib Pelajar SMU Banyumas Tega Bunuh Bayinya Sendiri

Guna Menutupi Aib Pelajar SMU Banyumas Tega Bunuh Bayinya Sendiri – Untuk tutup aib kehamilan diluar nikah, siswi kelas 1 SMU di Banyumas gelap mata membunuh bayinya sendiri. Bayi itu dibunuh di toilet satu diantara RS swasta di Banyumas, waktu pelajar itu melakukan rawat inap karna mengeluhkan sakit perut, Selasa (23/1) jam 06. 00 WIB.

Siswi berinisial NM (16) itu disangka memotong sendiri tali pusar dan menusuk dada bayinya dengan gunting. Dia juga disangka pernah membekap mulut bayi selesai lahir.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun menyebutkan, siswi itu dibawa ke RS oleh orangtuanya karna sakit perut. Janggalnya, aktor menampik waktu perutnya akan di check dokter. Dia beralasan kesakitan apabila perutnya disentuh.

” Jadi baik orang-tua ataupun dokter tidak ada yang tahu kalau siswi itu tengah memiliki kandungan, ” kata Bambang waktu jumpa pers di Mapolres Banyumas.

Lalu jam 06. 00 WIB, siswi itu memohon ayahnya meminjam gunting pada perawat. Waktu itu, dia di toilet serta beralasan memerlukan gunting buat menggunting pampers. Tidak kunjung keluar dari kamar mandi, orang-tua serta perawat berprasangka buruk berlangsung suatu hal.

” Di kamar mandi nyatanya telah lakukan persalinan sendiri. Gunting itu untuk membunuh bayinya. Lebih kurang ada 11 tusukan. Bayi lantas disembunyikan dibalik ember, ” kata Bambang.

Sekarang ini Polres Banyumas tengah lakukan sistem pendalaman masalah itu. Motif aktor disangka sembunyikan kehamilan hasil jalinan seksual diluar nikah dengan M dengan kata lain G (16) yang tidak sekali lagi bersekolah. Bayi yang dilahirkannya itu berjenis kelamin lelaki.

” Pacarnya tahu. Tapi kedua-duanya keduanya sama sembunyikan. Sekarang ini siswi itu belum juga dapat disuruhi info karna masih tetap dirawat. Tengah pacar siswi telah kami amankan, ” katanya.

Pasal yang lalu didugakan yaitu tindak pidana kekerasan pada anak yang menyebabkan wafat dunia seperti disebut dalam pasal 80 ayat (3) UU No 35 th. 2014 mengenai perubahan atas UU No 23 th. 2002 mengenai perlindungan anak.

About admin