Home / Berita Umum / Hampir Terjadi Bentrok Dengan Geng Motor Saat Santri Hendak Saur

Hampir Terjadi Bentrok Dengan Geng Motor Saat Santri Hendak Saur

Hampir Terjadi Bentrok Dengan Geng Motor Saat Santri Hendak Saur – Ketenangan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Baetul Abror Sukabumi terganggu. Rangkaian pemuda geng motor datang membawa senjata tajam serta gir motor modifikasi. Ke dua pihak hampir bentrok.

Insiden itu berjalan Senin (4/6/2018) , lebih kurang jam 03. 00 WIB. Pas peristiwa beberapa santri tengah persiapan santap sahur. Mendengar nada bising knalpot motor di ruangan pesantren, beberapa santri pernah turun dari kamar serta hampiri geng motor itu.

” Malam itu ada preman kampung berinisial R mabuk dengan teman-temannya, dia untuk persoalan sama geng motor. Belum juga bentrok dia lari ke arah pesantren, gerombolan motor yang ngejar berhenti hingga depan, ” papar salah satunya santri, Yandi, di Ponpes Baetul Abror, Jalan Ciandam – Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Area Ponpes Baetul Abror ada dekat dengan track Jalan Alternatif Lingkar Selatan yang ada jalan buntu. Ditempat itu sering jadikan tempat tongkrongan golongan bermotor.

” Santri segala keluar dikarenakan merasakan terganggu, mereka (geng motor) teriak mencari R. Si R serta teman-temannya ngumpet, ada yang ke kobong santri (kamar) , ada yang ke majelis, ada yang ke wc serta ada yang masuk ke masjid, ” papar Yandi ditemani Aris serta Jalal.

Seseorang santri bernama Al Fahri hampir terserang sabetan gir di sisi kakinya. Tapi dia sukses jauhi serangan. ” Ini ujung keramik retak serta rompal terkena gir, ” ucap Aris.

Satu persatu santri berdatangan. Mereka mengusir beberapa berandalan motor itu. Ke dua pihak hampir bentrok fisik.

” Mereka delapan motor berboncengan. Segala santri turun, selanjutnya mereka kabur, ” kata Aris.

Pimpinan Ponpes Baetul Abror, KH Badrudin, membetulkan moment itu. ” Saya mendapatkan info dari anak-anak, selagi peristiwa mereka tengah persiapan sahur. Beberapa (santri) ada yang di masjid, sebagian ada yang masak. Mereka (geng motor) datang sembari menyuarakan knalpot bising, ditegur serta pernah berhadap-hadapan, namun tdk hingga bentrok, ” papar Badrudin.

Badrudin membetulkan ada keramik yang rusak dikarenakan hantaman gir motor. ” Sekedar retak umum, tdk hingga kronis, ” tukasnya.

Dia memanggil polisi telah mendatangi pesantrennya. Badrudin memberikan laporan moment itu ke polisi.

” Telah saya laporkan, polisi juga cari si R yang menurut santri jadi penyebab moment semalam, ” papar Badrudin.

coba memohon info Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo. Tapi Susatyo belum pula merespons pertanyaan yang di kirim lewat aplikasi pesan singkat.

About admin