Home / Berita Umum / JK Masih Dukung Jokowi

JK Masih Dukung Jokowi

JK Masih Dukung Jokowi- La Ode Basir serta kawan-kawannya mantap memproklamirkan ANIS (Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera) menjadi relawan partisan Anies Baswedan menjadi capres. Deklarasi itu dipertunjukkan pada 6 Juli terus di Gedung Joang ’45, Cikini.

Sama seperti perkataan biasanya orang politik, Basir miliki beberapa argumen buat mensupport Gubernur Jakarta yg baru menjabat delapan bulan itu jadi presiden, termasuk juga kalau ” Anies telah merampungkan 80 % janjinya di Jakarta “.

” Seperti kata Pak Jokowi, ” demikian Basir selesai deklarasi, ” tambah lebih gampang merampungkan permasalahan Jakarta kalaupun jadi presiden. “

Argumen itu tidak sangat penting untuk disaksikan dalam kacamata peta politik. Kehadiran La Ode Basir dapat mengindikasikan ada kepentingan-kepentingan lainnya yg bekerja dibalik deklarasi itu.

Basir bukan orang tempo hari sore dalam politik. Kalau kita gunakan ” teori kebetulan “, akhirnya sesuai ini : Sebelum memproklamirkan ANIS, Basir lebih dahulu menolong eks menteri pendidikan serta kebudayaan itu kala beraksi di Pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. Kebetulan Wakil Presiden Jusuf Kalla lah yg kala itu menyodorkan nama Anies menjadi calon gubernur pada Prabowo Subianto. Jauh sebelum itu, Basir kebetulan juga sisi dari team sukses Jusuf Kalla kala Pemilihan presiden 2014.

Tidak hanya kegiatan politik, Basir terdaftar menjadi pengurus Dewan Masjid Indonesia, yang kebetulan diketuai Jusuf Kalla. Ia juga aktif di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, yang kebetulan Jusuf Kalla berperan disana. Menjadi profesional, Basir bekerja di Bosowa menjadi staf spesial Aksa Mahmud, pendiri Bosowa Kelompok, yg lagi-lagi kebetulan adalah besan dari Jusuf Kalla.

Masalah kedekatannya dengan JK, Basir tdk membantahnya. Akan tetapi, ia menyangkal kalau deklarasi ANIS telah dibicarakan lebih dahulu dengan JK. ” Malah sehabis ini kami akan berikan ke beberapa tokoh nasional, ke Pak Prabowo serta yang lain. Termasuk juga ke Pak JK, ” kata Basir.

Support La Ode Basir serta teman-temannya pada Anies Baswedan seolah searah dengan kemesraan Jusuf Kalla serta Anies akhir-akhir ini. Sebelum deklarasi, sejumlah peluang JK serta Anies nampak menghadiri acara berbarengan, bahkan juga pergi pada sebuah mobil.

Pada 10 Juni 2018, Anies mendatangi JK dalam rumah dinas ; pada 29 Juni, mereka berdua melihat area Asian Games 2018 ; lantas pada 3 Juli, mereka bareng ke ulang tahun Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj ; serta pada 4 Juli, Anies serta JK satu mobil ke acara halalbihalal Muhammadiyah. Paling akhir, pada 3 Agustus, kedua-duanya melihat ulang Kali Item. (JK yaitu ketua dewan pengarah Inasgoc, panitia Asian Games 2018.)

Kedekatan JK tdk ditampik oleh Anies. Walaupun demikian, ia menolak bila kedekatan dengan JK itu sehubungan dengan gagasan Pemilihan presiden 2019. Selama ini Anies belum juga terima tawaran dari parpol untuk maju berubah menjadi capres.

” Saya dekat dengan Pak JK, saya dekat dengan Pak Prabowo, saya dekat dengan Pak Salim Segaf (ketua majelis syuro PKS), saya dekat dengan semuanyalah, saya dekat, ” kata Anies.

Pada 1 Mei terus, Sandiaga Uno bersua dengan JK serta terlibat perbincangan sehubungan peluang calon pendamping Prabowo. Menurut Sandi, JK pernah ajukan pasangan Prabowo – Anies.

” Kelihatannya Anies masih tetap konsentrasi ya kerja di DKI, Pak. Kami nyaman kerja berbarengan, ” jawab Sandi pada JK.

Walaupun pernah tersebar dalam perhitungan cawapres, namun nama Anies terbenam dari sorotan media serta bursa calon presiden serta calon wakil presiden, mendekati pendaftaran yg berjalan pada 4 – 10 Agustus, .

Contohnya, dalam pertemuan yg dikerjakan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Prabowo Subianto, PKS dengan SBY, Prabowo dengan PKS, nama Anies telah tidak akan diperbincangkan. Semasing partai yg bersatu dengan Prabowo tdk menyebutkan nama Anies, begitu juga penggabungan team Jokowi.

Walaupun demikian, bukan bermakna lobi untuk menggerakkan nama Anies surut. La Ode Basir, koordinator ANIS, menyampaikan sampai saat ini masih tetap menjumpai beberapa tokoh serta partai untuk tawarkan nama Anies. Akan tetapi, ia malas menjelaskan siapa serta partai mana saja yg telah ia lobi.

“Masih selalu jalan. Kami tdk dapat narasi trick. Tunggulah saja kelak tanggal 7 Agustus, ” kata Basir.

About admin