Home / Berita Umum / Menabung 20 Tahun Bisa Terwujud Naik Haji

Menabung 20 Tahun Bisa Terwujud Naik Haji

Menabung 20 Tahun Bisa Terwujud Naik Haji – Sesudah menabung sepanjang 20 th. lebih, kemauan Marsiyem untuk naik haji pada akhirnya dapat terwujud. Ini tidak lainnya hasil keringatnya sendiri menjadi penjual bunga kenanga di usianya yang telah mencapai 90 th..

Tetapi siapa kira, waktu didapati di tempat tinggalnya Dusun Domot, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, nenek Marsiyem masih tetap tampak sangatlah sehat. Senyumnya sumringah meskipun jalannya telah mulai terlihat capek.

” Woo… Saya masih tetap kuat naik sepeda lho. Setiap hari mencari bunga kenanga itu keliling desa. Dari Purwokerto, Karanggayam hingga sampai Dusun Lempung Pakisrejo, ” kisahnya sembari tertawa, waktu terlibat perbincangan dengan, Senin (16/7/2018).

Ke-3 desa yang dijelaskan nenek Marsiyem itu mempunyai jarak seputar 20 km dari tempat tinggalnya. Tetapi tiap-tiap pagi, nenek Marsiyem mengayuh sepeda tuanya mencari bunga kenanga. Bunga yang sudah disatukan dari tiga desa itu disetorkan ke pengepul.

” Saya nunggu di pos selalu telephone pengepul buat disetor ke penyulingan. Saya beli dari yang mempunyai pohon kenanga itu Rp 18 ribu/kg. saya jual ke pengepulnya Rp 19 ribu/kg, ” katanya.

Dari uang seribu per kg keuntungan jual bunga kenanga berikut, Nenek Marsiyem mulai merajut mimpinya untuk naik haji. Bila bunga kenanga tengah musim, ia dapat menghimpun sekitar 2 kuintal bunga kenanga. Tetapi bila musim hujan tiba, ia cuma dapat menyetorkan seputar 10 kg bunga kenanga pada pengepul.

” Sedikit-sedikit saya kumpulkan dibawah karpet. Bila dapat nabung Rp 20 ribu yang ditabung setiap hari. Bila tidak dapat segitu, ya seadanya. Pokok mesti terdapat yang disisihkan, ” tuturnya.

Waktu uang itu sudah terkumpul seharga satu gr emas, jadi uang tabungan itu dibelikan perhiasan. Demikian selanjutnya sampai berat perhiasan yang dimilikinya sejumlah Rp 35 juta. Uang berikut yang dipakai untuk membayar uang muka pendaftaran haji.

” Saya didaftarkan cucu saya. Th. 2010 itu bayar Rp 25 juta. Saat ini tinggal melunasi yang Rp 11, 1 juta, ” tuturnya penuh sukur.

Tetapi karena ketekunan nenek Marsiyem, ia tidak butuh jual semua perhiasan yang dimilikinya untuk melunasi cost perjalanan haji. Ia masih tetap mempunyai bekas tabungan untuk dipakai membiayai kepentingan yang lain.

Delapan th. berselang, nenek Marsiyem pada akhirnya dengar berita senang. Tanggal 4 Agustus kelak, ia dijadwalkan masuk asrama haji untuk persiapan pergi ke tanah suci. Ia pergi Dengan anak menantunya, nenek Marsiyem tergabung di kloter 56 embarkasi Juanda.

” Telah persiapan. Yang terpenting sehat serta semangat naik haji, ” ujarnya.

About admin