Home / Berita Umum / Polisi Tangkap Pencuri yang Sempat Diduga Babi Ngepet di Jombang

Polisi Tangkap Pencuri yang Sempat Diduga Babi Ngepet di Jombang

Polisi Tangkap Pencuri yang Sempat Diduga Babi Ngepet di Jombang – Aktor pencurian yang menyatroni belasan rumah di Kecamatan/Kabupaten Jombang diyakinkan bukan siluman babi ngepet. Polisi menangkap seseorang pria sebagai aktor pencurian di Desa Tambakrejo serta Plosogenengan.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengemukakan, aktor pencurian ialah Suprapto (38) , masyarakat Desa Jokerto, Kecamatan Parang, Magetan. Aktor dibekuk di tempat tinggalnya, Senin (7/1) lebih kurang jam 14. 00 WIB.

” Aktor pencurian yang pernah viral menjadi babi ngepet yang merisaukan masyarakat Perumahan Astapada serta Tambakrejo Asri kami tangkap, ” kata Gatot, Selasa (8/1/2019) .

Gatot mengatakan, Suprapto adalah pencuri yang belasan kali menyatroni rumah masyarakat di Perumahan Astapada Indah serta Tambakrejo Asri. Sama dengan info masyarakat, aktor mengarah rumah berlantai dua. Lantaran pintu atau jendela rumah di lantai dua beberapa tdk digembok pemiliknya.

” Aktor masuk ke rumah masyarakat dengan memanjat dinding tembok, lantas naik ke atas genteng selalu berjalan diatas genteng mencari rumah yang lantai dua. Baru aktor masuk ke rumah yang rata-rata pintunya di lantai dua tdk digembok, lantas ambil uang serta barang, ” tukasnya.

Pada penyidik, lanjut Gatot, aktor mengakui udah 8 kali mengambil di Perumahan Astapada Indah serta Tambakrejo Asri. Sekarang pihaknya menginterogasi aktor untuk peningkatan ke TKP yang lain.

” Hasil pencurian banyak variasi, yang sangat banyak ialah di perumahan Tambakrejo, dari rumah punya anggota Polri aktor memperoleh uang Rp 60 juta, ” terangnya.

Kecuali menangkap aktor, makin Gatot, pihaknya pun mengambil alih barang untuk bukti berbentuk 1 hp cerdas. Hp itu punya satu diantaranya korban yang dicuri aktor.

Suprapto dijaring dengan Masalah 363 ayat (1) ke 3e KUHP mengenai Pencurian dengan Pemberatan. ” Intimidasi hukumannya 7 tahun penjara, ” tandas Gatot.

Desas-desus babi ngepet muncul selesai belasan rumah masyarakat di Desa Tambakrejo serta Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang disatroni pencuri. Sejumlah besar rumah masyarakat yang disatroni ialah yang berlantai dua. Aktor masuk lewat lantai dua rumah yang sebagian besar pintunya tdk digembok karena penghuninya terasa udah aman.

Sampai kini lebih dari 10 rumah masyarakat yang disatroni pencuri. Dari banyaknya itu, yang kehilangan uang kurang dari 10 masyarakat. Nilainya dimulai dari Rp 500 ribu sampai beberapa puluh juta rupiah dengan keseluruhan kerugian lebih dari Rp 100 juta. Masyarakat pernah menyangka aktor seseorang remaja berumur 20 an tahun.

About admin