Home / Liga Champions / Presiden PSG Masih Belum Percaya Barca Mampu Balikan Agreggate

Presiden PSG Masih Belum Percaya Barca Mampu Balikan Agreggate

Presiden PSG Masih Belum Percaya Barca Mampu Balikan Agreggate – Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al Khelaifi, susah terima fakta kalau timnya kalah telak dari Barcelona. PSG kalah 1-6 pada kompetisi ke-2 babak 16 besar Liga Champions, Rabu (8/3/2017) atau Kamis awal hari WIB.

” Tiga minggu sesudah menang 4-0, kami kalah 1-6. Hal semacam itu begitu, begitu susah di terima, ” kata Khelaifi seperti ditulis dari website resmi UEFA.

PSG memanglah datang ke Stadion Camp Nou dengan keyakinan diri tinggi selesai menang 4-0 atas Barcelona pada pertandingan pertama. Selama histori Liga Champions, tidak ada satu juga tim yang dapat maju ke fase selanjutnya sesudah defisit empat gol pada pertandingan pertama.

Walau demikian, Barcelona dapat mematahkan mitos itu. Mereka menang 6-1 serta maju ke perempat final dengan agregat 6-5! PSG juga tersisih.

” Hasil ini adalah pengalaman negatif untuk saya serta club, ” kata pelatih Unai Emery selesai kompetisi.

” Kami mesti dapat belajar dari kekalahan ini, ” papar Emery yang telah pastinya akan tidak sukses melanjutkan trend mendapatkan trofi pertandingan antarklub Eropa sesudah tiga musim memenangkan Liga Europa berbarengan Sevilla.

PSG jadi tim pertama yang tidak sukses lolos dari fase gugur meskipun menabung kelebihan empat gol pada kompetisi pertama. Sebelumnya, pernah ada satu juga tim dengan kelebihan empat gol tersisih di Liga Champions pada fase gugur.

Menang 4-0 di kandang sendiri, PSG buka harapan utk lolos – sekurang-kurangnya dengan keungguan agresivitas gol tandang – selagi Edinson Cavani cetak gol Camp Nou. Walau demikian, dua gol Barcelona pada saat injury time, meniadakan peluang PSG itu.

Makin dramatis lantaran gol penentu kesuksesan Barcelona lolos baru terbentuk pada menit paling akhir injury time lewat Sergi Roberto.

Gol dia bikin lima gol lain Barcelona lain dibukukan oleh Luis Suarez, Lionel Messi, Neymar (2 gol) , serta bunuh diri Layvin Kurzawa berarti besar lantaran bikin PSG jadi tim pertama di Liga Champions yang tersisih selesai unggul empat gol.

Kemenangan 6-1 itu jadi rekor baru di Liga Champions. Selama histori Liga Champions, baru kesempatan ini ada tim yang lolos sesudah kalah empat gol pada pertandingan pertama.

About admin